Senin, 05 Maret 2012

polusi udara


A.   DAMPAK POLUSI UDARA LUAR RUANGAN TERHADAP KESEHATAN

1. Particulate Matter (PM)Penelitian epidemiologis pada manusia dan model pada hewan menunjukan PM10(termasuk di dalamnya partikulat yang berasal dari diesel/DEP) memiliki potensi besar merusak jaringan tubuh. Data epidemiologis menunjukan peningkatan kematian sertaeksaserbasi/serangan yang membutuhkan perawatan rumah sakit tidak hanya pada penderitapenyakit paru (asma, penyakit paru obstruktif kronis, pneumonia), namun juga pada pasiendengan penyakit kardiovaskular/jantung dan diabetes. Anak-anak dan orang tua sangat rentanterhadap pengaruh partikulat/polutan ini, sehingga pada daerah dengan kepadatan lalulintas/polusi udara yang tinggi biasanya morbiditas penyakit pernapasan (pada anak dan lanjutusia) dan penyakit jantung/kardiovaskular (pada lansia) meningkat signifikan. Penelitian lanjutanpada hewan menunjukan bahwa PM dapat memicu inflamasi paru dan sistemik sertamenimbulkan kerusakan pada endotel pembuluh darah (vascular endothelial dysfunction) yangmemicu proses atheroskelosis dan infark miokard/serangan jantung koroner. Pajanan lebihbesar dalam jangka panjang juga dapat memicu terbentuknya kanker (paru ataupun leukemia)dan kematian pada janin.

2. Belerang dioksida (SO2)Gas jernih tak berwarna ini merupakan bagian dari pencemaran udara, kadarnya sampai18%. Gas ini baunya menyengat dan amat membahayakan manusia. Jumlah SO2 karenaoksidasi H2S adalah 80% , sisanya 20% lagi adalah hasil ulah manusia, yakni akibat bahanbakar yang mengandung Belerang (S), kilang minyak dan letusan gunung berapi. Dari 20% S02ini yang 16% adalah akibat pembakaran zat-zat yang mengandung belerang seperti minyakbumi dan batubara. Inilah yang membayakan kesehatan di kota-kota yang dapat melumpuhkandan merusak pernafasan.S02 jika beraksi dengan kabut berisi uap air akan membentuk asam sulfat (H2SO4). Asam yangterbentuk di awan akan turun ke tanah dan menimbulkan akan malapetaka bagitanaman,hewan, dan manusia.

3. Karbon monokdisa (CO)Karbon monoksida dibuat manusia karena pembakaran bensin tidak sempurna dalamkendaraan. Pembakaraan di perindustrian, pembangkit listrik, pemanas rumah. pembakaran dipertanian, dan sebagainya gas ini tidak berwarna atau berbau, tetapi amat berbahaya. Kadar 10bpj CO dalam udara dapat menyebabkan manusia sakit, pengaruh CO serupa denganpengaruh kekurangan oksigen. Keracunan gas karbon monoksida dapat ditandai dari keadaanringan, berupa pusing, rasa tidak enak pada mata, sakit kepala, dan mual. Keadaan yang lebihberat dapat berupa detak jantung meningkat, rasa tertekan di dada, kesukaran bernafas,kelemahan otot-otot, gangguan pada sistem kardiovaskuler, serangan jantung sampai padakematian.


4. Nitrogen oksida (NO, N2O, NO2)
Peran Nitrogen amat penting dalam siklus unsur untuk keseimbangan alam. Sekitar 78%udara terdiri dari nitrogen dan 20% volume adalah oksigen. Nitrogen oksida merupakanpencemar. Sekitar 10% pencemar udara setiap tahun adalah nitrogen oksida. Ada delapankemungkinan hasil reaksi apabila nitrogen bereaksi dengan oksigen, yang jumlahnya cukupbanyak ialah NO,N20,dan NO2. Yang menyebabkan pencemaran udara hanyalah NO dan NO2N20 jumlahnya paling banyak di antara ketiga oksida tersebut. Gas ini tidak berwarna, tidakbereaksi dengan ozon, oksigen, dan hidrokarbon yang ada di udara. Konsentrasi N20 berasaldari sumber alam. NO yang ada dalam udara belum lama diketahui. NO banyak terbentuk daripembakaran dalam mesin. Zat ini kemudian mengalami oksidasi lebih lanjut oleh oksigen atauozon, lambat atau cepat, akan menghasilkan NO2.NO2 merupakan gas beracun, berwarna coklat-merah, berbau seperti asam nitrat.Pembentukan nitrogen oksida terjadi pada pembakaran batubara, minyak bumi, gas alam, danindustri kimia seperti pabrik asam nitrat, asam sulfat, dan sebagainya. NO dan NO2 dapatmerusak bagi manusia dan lingkungannya. NO mempunyai kemampuan membatasi kadar oksigen dalam darah, seperti halnya dengan CO. Jika NO2 bertemu dengan uap air di udaraatau dalam tubuh manusia akan terbentuk segera HNO3 yang amat merusak tubuh, karenaitulah NO2 akan terasa pedih jika mengenai mata, hidung, saluran nafas, dan jantung.Konsentrasi tinggi dapat menyebabkan kematian

 5.  Hidrokarbon
       Senyawa ini hanya mengandung unsur hidrogen dan karbon. Pencemar udara berupahidrokarbon dihasilkan proses di perindustrian penguapan pelarut organik, dan pembakaransampah. Hidrokarbon berperan dalam asap kabut (asbut) foto kimia dan penyebab kanker.Senyawa benzopirena adalah senyawa hidrokarbon yang terdapat dalam tembakau.Benzopirena yang terdapat di udara kebanyakandisebabkan pembakaran batubara. Sekitar 10% keluar dari knalpot kenderaan, sedikit dari ter atau aspal jalan.Dalam udara terdapat sedikitnya lima, senyawa hidrokarbon lain yang dapatmenyebabkan kanker jantung.6. Ozon (O3)Ozon adalah gas berwarna biru bening, berbau tajam dan terdapat di udara lapisan atas.Pada ketinggian 25 km di atas bumi mencapai maksimum. Ozon diperoleh karena loncatanlistrik di udara. Sebagian besar ozon dibentuk di udara pada ketinggian jauh dari bumi karenaaksi sinar ultraviolet kepada oksigen. Daerah atmosfer ini disebut lapisan ozon.Lapisan inimengabsorpsi hampir semua sinar ultraviolet dari matahari. Jika sedikit energi ultraviolet inisampai ke bumi dan mengenai kulit kita, maka kita akanterasa terbakar dan dapat menjadikanker kulit. Jika kita mengemisikan nitrogen oksida (NO dan NO2) ke udara, maka produksiozon akan banyak terjadi dilapisan bawah dari udara. Ozon sebagai pengoksid yang kuatbereaksi dengan berbagai zat dan beracun bagi makhluk hidup. Jika konsentrasinya kecil akanmenyebabkan sakit pada dada, batuk, dan radang pada mata.7. Chloro-fluoro-carbon (CFC)Mulanya ozon pada bagian atas lapisan udara sangat besar manfaatnya bagi makhlukhidup di permukaan bumi, seperti yang telah dijelaskan di atas. Namun terjadinya penipisanlapisan ozon di stratosfer (10 hingga 15 km di atas permukaan bumi ) mengakibatkan sinar ultraviolet masuk ke bumi dalam jumlah yang mengancam kehidupan di bumi.Penipisan inikarena pemakaian berlebiban dan berlanjut senyawa chloro-fluoro-carbon (CFC), yang banyakdigunakan sebagai :- bahan pendingin pada mesin penyejuk ruangan (AC)- bahan pengembang pada pembuatan karet- bahan pembersih pada industri elektronik- bahan penyemprot pada parfum, minyak rambut, dan lainnya.

Penyelidikan bahkan membuktikan CFC juga menyumbang 15% terjadinya efek rumahkaca disamping gas karbon dioksida (CO2) metana (CH4) dan nitrogenokdida (NO dan NO2).Efek rumah kaca yang membuat naiknya suhu atmosfer (pemanasan Global) menyebabkancairnya es di kutub hingga mengakibatkan naiknya permukaan air laut. Karenanya, tanpa upayapenyelamatan, diperkirakan dengan naiknya suhu bumi maka beberapa kota di tepi pantai didunia akan tergenang.Dampak pemanasan global secara langsung (mis. pada suhu panas membuat manusia rentansakit) dan dampak tidak langsung (mis. meningkatnya penyakit menular, antara lain : malaria,DBD,penyakit yang ditularkan melalui udara, melalui air) serta dampak jangka panjang, mis.perubahan tinggi air yang dapat mengakibatkan persediaan air bersih menurun, daerah yangkaya jadi miskin, yang dapat menimbulkan terjadinya konflik, dan kemudian menimbulkanmasalah psikologi, mis. stress. Ada 35 jenis penyakit infeksi baru yang timbul akibat perubahaniklim, diantaranya ebola, flu burung, penyakit hewan yang dapat menular kepada manusia.Penyakit yang paling rentan terjadi di Indonesia, adalah penyakit degeneratif dan penyakitmenular. Hal ini dapat dengan cepat berkembang pada masyarakat yang kondisi gizi kurangbaik dan kondisi kesehatan lingkungan yang kurang memadai.

8. Timbal (Pb)Di atmosfer di kota -kota aerosol timbal merupakan pencemar yang telah dikenal.Pencemar ini dihasilkan oleh pembakaran batubara, pabrik-pabrik, penyemprotan pestisida,pembakaran sampah, dan pembakaran bensin. Untuk memperoleh bensin dengan oktan tinggi,mak bensin diberi senyawa timbal tetra etil dan timbal tetra metil. Timbal dan senyawanyamempengaruhi sistem pusat syaraf. Ciri-ciri kerana timbal ialah pusing kehilangan selera, sakitkepala, anemia, sukar tidur, lemah dan keguguran. Keracunan timbal yang akut adalah pingsandan mati.

9. Fluor dan AsbesFluorida adalah senyawa racun jika dalam jumlah besar di udara dalam bentuk gas ataupadatan. Fluorida bersumber pada industri yang mengerjakann aluminium, baja, pupuk posfat,pabrik kaca, tembikar, dan juga pembakaran batubara.Pada konsentrasi 0,001 bpj senyawa fluorida yang mudah menguap sudah membahayakanlingkungan. Tanaman yang menderita karena senyawa fluor akan menghasilkan buah yang kecil- kecil dan mengalami keterlambatan panen. Asbes dipakai untuk keperluan rumah tangga. Asbes di buat dari senyawamagnesium hidrat. Asbes digunakan untuk atap, ubin, isolator listrik,rem kenderaan, dan sebagainya. Asbes yang terbawa pernafasan akan berkumpul di dalamparu -paru dan menyebabkan gangguan, sampai tumor dan kanker. Pernah ada laranganpenggunaan asbes untuk pembangunan rumah karena asbes yang telah tua mulai rapuh danmembahayakan kesehatan.

10. NOx dan SOxNOx dan SOx merupakan co-pollutants yang juga cukup penting. Terbentuk salahsatunya dari pembakaran yang kurang sempurna bahan bakar fosil. Penelitian epidemologimenunjukan pajanan NO2,SO2 dan CO meningkatkan kematian/mortalitas akibat penyakitkardio-pulmoner (jantung dan paru) serta meningkatkan angka perawatan rumah sakit akibatpenyakit-penyakit tersebut.

11. Hujan AsamDampak deposisi asam terhadap kesehatan telah banyak diteliti, namun belum adayang nyata berhubungan langsung dengan pencemaran udara khususnya oleh senyawa Noxdan SO2. Kesulitan yang dihadapi dkarenakan banyaknya faktor yang mempengaruhikesehatan seseorang, termasuk faktor kepekaan seseorang terhadap pencemaran yang terjadi.Sulphur dioxide yang dihasilkan oleh hujan asam juga dapat bereaksi secara kimia didalamudara, dengan terbentuknya partikel halus suphate, yang mana partikel halus ini akan mengikatdalam paru-paru yang akan menyebabkan penyakit pernapasan. Selain itu juga dapatmempertinggi resiko terkena kanker kulit karena senyawa sulfat dan nitrat mengalami kontaklangsung dengan kulit.

12. KhlorinGas Khlorin ( Cl2) adalah gas berwarna hijau dengan bau sangat menyengat. Berat jenis gas khlorin 2,47 kali berat udara dan 20 kali berat gas hidrogen khlorida yang toksik.Selain bau yang menyengat gas khlorin dapat menyebabkan iritasi pada mata saluranpernafasan. Apabila gas khlorin masuk dalam jaringan paru-paru dan bereaksi dengan ion hidrogen akan dapat membentuk asam khlorida yang bersifat sangat korosif dan menyebabkaniritasi dan peradangan.

13. Partikel DebuPartikulat debu melayang (Suspended Particulate Matter/SPM) merupakan campuranyang sangat rumit dari berbagai senyawa organik dan anorganik yang terbesar di udara dengandiameter yang sangat kecil, Dampak partikel debu terhadap kesehatan dapat mengganggusaluran pernafasan bagian atas dan menyebabkan iritasi. Selain dapat berpengaruh negatif terhadap kesehatan, partikel debu juga dapat mengganggu daya tembus pandang mata dan juga mengadakan berbagai reaksi kimia di udara.

14. Timah HitamTimah hitam ( Pb ) merupakan logam lunak yang berwarna kebiru-biruan atau abu-abukeperakan dengan titik leleh pada 327,5°C dan titik didih 1.740°C pada tekananatmosfer.Gangguan kesehatan adalah akibat bereaksinya Pb dengan gugusan sulfhidril dariprotein yang menyebabkan pengendapan protein dan menghambat pembuatan haemoglobin,Gejala keracunan akut didapati bila tertelan dalam jumlah besar yang dapat menimbulkan sakitperut muntah atau diare akut. Gejala keracunan kronis bisa menyebabkan hilang nafsu makan,konstipasi lelah sakit kepala, anemia, kelumpuhan anggota badan, Kejang dan gangguanpenglihatan.

15. OksidanOksidan (O3) merupakan senyawa di udara selain oksigen yang memiliki sifat sebagaipengoksidasi. Oksidasi adalah komponen atmosfer yang diproses oleh proses fotokimia, yaitusuatu proses kimia yang membutuhkan sinar matahari mengoksidasi komponen-komponenyang tak segera dioksidasi oleh oksigen.Oksidan terdiri dari Ozon, Peroksiasetilnitrat, dan Hidrogen PeroksidaDampak dari O3 bagi kesehatan adalah Beberapa gejala yang dapat diamati padamanusia yang diberi perlakuan kontak dengan ozon, sampai dengan kadar 0,2 ppm tidakditemukan pengaruh apapun, pada kadar 0,3 ppm mulai terjadi iritasi pada hidung dan tenggorokan. Pada kebanyakan orang, kontak dengan ozon dengan kadar 9,0 ppm selamabeberapa waktu akan mengakibatkan edema pulmonari.Pada kadar di udara ambien yang normal, peroksiasetilnitrat (PAN) dan Peroksiabenzoilnitrat(PbzN) mungkin menyebabkaniritasi mata tetapi tidak berbahaya bagi kesehatan.Peroksibenzoilnitrat (PbzN) lebih cepat menyebabkan iritasi mata.
16. Sulfur DioksidaPencemaran oleh sulfur dioksida terutama disebabkan oleh dua komponen sulfur bentukgas yang tidak berwarna, yaitu sulfur dioksida(SO2) dan Sulfur Trioksida (SO3), dan keduanyadisebut Sulfur Oksida (SOx)Sumber dan distribusi dari Sulfur Dioksida ini adalah berasal dari pembakaran arang,minyakbakar gas,kayu dan sebagainya. Sumber yang lainnya adalah dari proses-proses industriseperti pemurnian petroleum,industri asam sulfat, industri peleburan baja,dsb.Pengaruh utama polutan Sox terhadap manusia adalah iritasi sistem pernafasan terutama padatenggorokan yang terjadi pada beberapa individu yang sensitif iritasi. SO2 dianggap pencemar yang berbahaya bagi kesehatan terutama terhadap orang tua dan penderita yang mengalamipenyakit kronis pada sistem pernafasan kadiovaskular.

17. Asap Rokok :Partikel dan asap yang keluar dari rokok adalah campuran komplek yang terdiri dariribuan bahan kimia, termasuk carcinogens Anak-anak yang menjadi perokok pasif di dalamrumah merupakan masalah yang besar. Merokok Juga dapat menybabkan gangguan janin,impotensi, kanker paru-paru dll.


B. DAMPAK POLUSI UDARA DALAM RUANGANRata-rata kita menghabiskan 80% waktu kita di dalam ruangan. Kondisi lingkungan didalam ruangan seringkali diperparah dengan zat-zat penyebab polusi seperti asap rokok, debu, jamur dan sepura, tungau, bahan-bahan kimia dari mesin photocopy dan bahan-bahanbangunan (perekat, cat) dan juga asap dari masakan. Kontak yang terus-menerus dengan zat-zat ini bias menyebabkan kanker, penyakit-penyakit pernafasan seperti asma, radang selaputlendir hidung, infeksi kulit dan kemunduran system kekebalan tubuh.Secara umum efek pencemaran udara terhadap saluran pernafasan dapat menyebabkanterjadinya:
1. Iritasi pada saluran pernafasan. Hal ini dapat menyebabkan pergerakan silia menjadi lambat,bahkan dapat terhenti sehingga tidak dapat membersihkan saluran pernafasan.
2. Peningkatan produksi lendir akibat iritasi oleh bahan pencemar.
3. Produksi lendir dapat menyebabkan penyempitan saluran pernafasan.
4. Rusaknya sel pembunuh bakteri di saluran pernafasan.
5. Pembengkakan saluran pernafasan dan merangsang pertumbuhan sel, sehingga saluranpernafasan menjadi menyempit.
6. Lepasnya silia dan lapisan sel selaput lendir.

 Akibat dari hal tersebut di atas, akan menyebabkan terjadinya kesulitan bernafassehingga benda asing termasuk bakteri/mikroorganisme lain tidak dapat dikeluarkan darisaluran pernafasan dan hal ini akan memudahkan terjadinya infeksi saluran pernafasan.Polusi udara dalam ruangan :
1. Asap Masakan (dari dapur dan restoran)Penelitian menemukan bahwa menghirup asap pada saat memasak sama dengan perolok pasif menghirup 6 batang rokok. Meskipun proporsi wanita perokok di Cina sangat sedikit, tingkatkematian wanita karena penyakit paru-paru sangat tinggi. Para pakar kesehatan mensinyalir adanya hubungan yang kuat dengan terhirupnya asap masakan dan minyak goreng pada saatmemasak.
2. Bakteri dan Jamur Ditemukan hidup di Penyejuk Ruangan: Gedung Perkantoran, Rumah Sakit, Rumah Tinggal,dsb. Sangat penting membersihkan filter system penyejuk ruangan secara teratur, baikpenyejuk yang tersentralisasi maupun unit-unit yang berdiri sendiri. Kotoran-kotoran di unit-unit penyejuk ruangan akan menyebabkan tumbuhnya Mikro Organisme yang akan mencemariruangan melalui saluran-saluran AC pada saat penyejuk dinyalakan. Banyak kasus asma saatini yang berhubungan erat dengan alergi terhadap Mikro Organisme ini.
3. Pencemaran Udara karena bahan-bahan kimia (Rumah dan Perkantoran)Wewangian dan bau dari produk Rumah tangga seperti insektisida, detergent, pengharumruangan, obat nyamuk, bahan-bahan penata rambut, perekat, cairan koreksi, kalsium karbonat,dll seringkali tidak sehat, bahkan bisa-bisa dapat menyebabkan kanker.
4. Daur Ulang Karbondioksida yang terakumulasi (Perkantoran dan tempat tidur)Karbondioksida yang terhirup terus menerus di ruang kantor yang tertutup atau tidak cukupberventilasi bias menyebabkan keletihan yang berlebihan dan berkurangnya konsentrasi parapekerja kantoran. Demikian juga dengan keletihan setelah perjalanan jauh di dalam mobiladalah dikarenakan buruknya sirkulasi udara di mana oksigen tidak mencukupi untukmenggantikan karbondioksida. Dapat menimbulkan sesak nafas, pingsan dll
penyakit lain akibat Polusi Udara :
1. Asma
2. Chronic obstructive pulmonary disease.
3. Penyakit cardiovasular dan kematian
4. Kanker paru- paru
5. Bronkitis
6. Allergic Rhinitis
7. Adverse pregnancy outcome

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar